A newly wife, daughter, sister, granddaughter, niece and friend
Rabu, 18 Juli 2012
Penantian tak berujung
Lagi- lagi kosong, lagi2 kosong. Sebel nih sama IND. Kapan sich mereka kirim suratnya?
Kasih tahu keq kapan, dan aku harap enggak negative, tapi positive. Kalau sampai negative, aduh aku enggak tahu lagi. Mau diapain juga pikiranku enggak akan bisa jalan. Yang ada buntu. Mau kesal juga percuma. Mau marah juga gimana? Aduuuh aku sudah benar- benar desperate. Gak ada mood buat ngapa2in. Aku bener- bener sudah dibatas kesabaran nih. Mau dibilang pasrah ya gak pasrah, coz aku masih kesal. Tapi kali ini aku benar2 enggak bisa buat apa2 lagi. Aku benar2 ngerasa kayak dipenjara, dan dijajah. Ini enggak adil dan sangat enggak adil. Aku hanya ingin pergi ke tempat dimana suamiku tinggal dan mereka buat aku sama suamiku jadi terpisah kayak gini. Memang sich masih ada skype. Tapi itu semua kan enggak sama. Dengan kalau aku di sana. Aku sekarang jadi seperempat istri. Cuma bisa jadi advisor. Now i am really - really dont like to live i prefer to sleep only. I hate this but i cant do much so here i am. On my bed. 
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar